Pengertian Seni Fotografi, Sejarah, Jenis-Jenis Dan Fungsi.

Pengertian seni fotografi – pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai artikel yang berjudul Seni Fotografi. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Seni Fotografi? Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.

Pengertian Seni Fotografi

Sebelum membahas tentang sejarah fotografi, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan fotografi? Photography berasal dari bahasa Inggris yaitu photos, sedangkan asal katanya berasal dari bahasa Yunani yaitu photo yang berarti cahaya dan grapho yang berarti lukisan. Jadi, pengertian fotografi adalah huruf atau gambar dengan menggunakan cahaya.

Seni fotografi adalah seni atau proses menciptakan gambar dengan menggunakan cahaya yang dipantulkan oleh suatu objek ke dalam lensa, yang kemudian dapat diarahkan ke film untuk menciptakan gambar yang indah.

Sejarah fotografi

Sejarah fotografi dimulai jauh sebelum zaman kita. Tepatnya pada tahun ke-5 (lima) SM atau SM hiduplah seorang laki-laki bernama Mo Ti yang memperhatikan suatu gejala. Jika ada lubang kecil atau lubang titik di dinding ruangan gelap, bagian dalam ruangan akan tercermin pada tampilan luar ruangan secara terbalik melalui lubang kecil. Mo Ti sendiri adalah orang pertama yang mengenali fenomena kamera obscura.

Sejak saat inilah sejarah fotografi dimulai, banyak orang yang menyadari dan mengagumi fenomena ini, sebut saja nama yang tidak asing lagi di telinga kita yaitu Aristoteles pada abad ketiga SM dan ilmuwan Arab lainnya yaitu Ibnu Al Haitham atau Al Hazen pada abad kesepuluh SM, di mana karakter mencoba untuk menemukan dan mengembangkan perangkat yang sampai saat ini disebut kamera.

Jenis-Jenis Seni Fotografi

1. Fotografi Landscape

Fotografi lanskap adalah jenis fotografi yang menggunakan pemandangan alam. Jenis fotografi ini dapat dikombinasikan dengan orang, hewan, dan sebagainya. Namun, penekanan utamanya adalah pada kecantikan alaminya. Misalnya foto kota, foto pemandangan gunung, foto pemandangan laut, dll.

2. Fotografi Portrait

adalah jenis fotografi di mana subjek difokuskan pada orang. Secara umum, mata subjek harus bisa melihat ke dalam kamera, sehingga tercipta kesan komunikasi antara subjek dan fotografer. Fokus fotografi dalam fotografi potret adalah ekspresi wajah dari objek, yang akan mengungkapkan kesamaan dan individualitas dengan perasaan mereka.

3. Fotografi Macro

Fotografi makro adalah jenis fotografi di mana gambar close-up subjek utama diambil dari objek kecil. Subjek makro dapat berupa serangga, bunga, embun, atau objek lain yang dipotret dari dekat untuk menangkap detail yang menarik. Fotografer biasanya menggunakan lensa makro untuk membuat foto mereka terlihat lebih tajam, tetapi fotografer dengan anggaran terbatas dapat menggunakan filter makro, tabung ekstensi, atau cincin pembalik sebagai alternatif lensa makro.

4. Fotografi Hitam Putih/Black

adalah salah satu gaya fotografi favorit saya. Pada awal sejarah fotografi, fotografi hitam putih adalah satu-satunya pilihan fotografer untuk memotret. Bahkan ketika foto berwarna tersedia, foto hitam putih pada awalnya memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih murah untuk dikembangkan daripada foto berwarna. Ketika kualitas foto berwarna meningkat, foto berwarna menjadi lebih populer, menyebabkan foto hitam putih menjadi kurang populer.

5. Fotografi Satwa

Fotografi satwa adalah jenis fotografi yang berfokus pada hewan. Berguna untuk mengabadikan tingkah laku hewan yang unik sehingga menghasilkan karya yang menarik dan unik. Proses pencarian seringkali dapat dilakukan di luar ruangan, seperti di hutan, kebun binatang, dll.

6. Fotografi Model

Fotografi model adalah jenis fotografi di mana gambar dapat diambil dengan menggunakan subjek manusia yang berpose, berekspresi, dan arah pandangan ditentukan oleh fotografer. Biasanya digunakan untuk model fashion, make-up artist, dll. Foto mockup ini dapat digunakan sebagai elemen untuk meningkatkan brand awareness di kalangan pelanggan.

7. Fotografi Jalanan

Fotografi jalanan adalah genre di mana fokusnya adalah menangkap klimaks. Seringkali objek yang akan diabadikan adalah aktivitas yang dilakukan setiap hari. Dimana pada saat pengambilan gambar, fotografer harus bisa mengambil gambar close-up, namun fotografer berada pada posisi yang jauh. Fotografer membutuhkan kemampuan untuk mengambil gambar dengan cepat, tetapi dengan presisi.

Fungsi Seni Fotografi

1. Memperkuat Kesan Pada Objek

Komposisi dalam fotografi berfungsi untuk meningkatkan kesan yang ingin Anda buat pada subjek. Fotografi adalah seni gambar yang dapat menceritakan sebuah kisah melalui penampakan objek dalam sebuah foto, sehingga objek tersebut nantinya tampak hidup dan dapat mencerminkan pesan dan kesan yang dapat menguji kepekaan manusia melalui gambar. Setiap fotografer memiliki caranya sendiri untuk meningkatkan kesan dalam foto sesuai dengan seleranya.

2. Mempermudah Pengambilan Gambar

Komposisi foto ini berguna untuk pemula, karena materinya bisa berupa teknik pemotretan yang baik dengan kombinasi gradasi warna, garis, pola, posisi objek, pencahayaan dan teknik lainnya.

3. Membuat Perasaan Bahagia

Terkadang perasaan orang bisa berubah dengan cepat. Tujuan dari komposisi fotografi adalah agar salah satunya dapat berhubungan dengan perasaan manusia. Dimana sebuah foto dalam bentuk gambar ini pasti akan mampu membangkitkan perasaan positif pada orang yang melihatnya, seperti adanya warna pada objek, garis atau pola yang terbentuk pada objek, keindahan tempat yang sesuai dengan posisi objek dan lain-lain .

Demikianlah ulasan tentang seni fotografi semoga mudah dipahami kalian menambah wawasan anda. Terimakasih yang sudah baca artikel ini

 

×
Order Warungku
Cart
  • No products in the cart.