kisah-nyata-dibalik-film-sayap-sayap-patah-karya-rudi-soedjarwo

Kisah Nyata Dibalik Film Sayap-Sayap Patah Karya Rudi Soedjarwo

Film Sayap-Sayap Patah Karya Rudi Soedjarwo Terbukti Yakni Persembahannya Untuk Ibunda dan Keluarga Polisi. Penayangan Film Sayap Sayap Patah di bioskop yaitu mulai tanggal 18 Agustus 2022, di semua bioskop tanah air.

Film Sayap Sayap Patah ini di sutradarai oleh Rudi Soedjarwo, yang lebih menarik lagi film ini diproduseri oleh Denny Siregar. Mereka berkolaborasi dalam karya film ini dalam rangka mengungkapkan sikap menolak perbuatan intoleran dari siapa saja.

Cerita di film ini berlatar belakang dari kejadian sesungguhnya, merupakan perihal kerusuhan di tahanan Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sebagian tahun lalu. Berikut ini kami mengutip sebuah kisah menarik lainnya dari sang sutradara lewat postingan status di situs instagramnya:

“Menjadi istri polisi yaitu peran yang sangat penting kepada kesuksesan sang suami dalam mengemban tugasnya, melainkan sebaliknya juga bisa sebagai penghancur karir suaminya.“ tulis Rudi di instagramnya.

Cerita Rumah Tangga Seorang Polisi

Selanjutnya Rudi membuktikan bagaimana kondisi rumah tangga seorang polisi apalagi yang telah dalam taraf seperti bapaknya. Pada tahun 80an siapa yang tidak kenal dengan Jenderal Polisi Anton Soedjarwo yang pernah menjabat sebagai Kapolri di periode tahun 1982-1986. Tentunya dengan lingkup pekerjaan seperti itu dilema yang dihadapi akan sangat banyak, tidak terbayangkan tahapan stress yang dihadapi.

Sebuah keadaan yang jika tak dihadapi dengan tenang maka cuma akan memicu perkelahian di rumah tangga saja. Tetapi, berdasarkan Rudi, tak demikian dengan ibunya yang selalu bisa meredam meski secara manusiawinya konsisten akan ada letupan-letupan kecil, itu umum.

Rudi mengatakan bahwa ibunya merupakan istri yang dapat menahan diri serta menarik suaminya agar tak hidup berlebihan. Pada kesudahannya mereka malah jadi saling mengingatkan satu sama lain. “Gue hidup di tengah mereka jadi gue ngerasain banget.” tutur Rudi di dalam postingannya tersebut.

Film Sayap-Sayap Patah Untuk Mengenang Korban yang Gugur

Ibunya yang otomatis sebagai Ketua Bhayangkari kerap kali dikomplain oleh rekan-rekan sesama anggota yang notabene juga para istri petinggi kepolisian, pada saat jarang mencontoh kesibukan. Apalagi kesibukan yang sifatnya kunjungan-kunjungan ke luar negeri, sesuatu yang menurutnya tidak ideal.

“Buat apa kita sebagai istri ikut, hanya membuang uang negara dan malah merepotkan saja. Lebih bagus kita di sini sebagai penyeimbang tugas suami.”sang Ibu pernah berkata demikian kepada Rudi.

Film ini tak hanya untuk mengenang korban yang gugur di kerusuhan mako brimob 2018, namun bagi Rudi ini ialah secuil persembahan untuk ibunya yang telah memandu bapaknya dalam menyukai dan kesedihan sebagai istri polisi. Itu adalah sebuah postingan menyentuh dari pernyataan seorang sutradara yang sangat mencintai ibu dan meneladani bapaknya.

Trailernya pun menarik, kita dapat memandang bagaimana Nicholas Saputra akan beradu akting dengan Ariel Tatum. Film ini juga di support oleh pemain lainnya seperti Iwa K, Nugie, Aryo Wahab, dan lainnya. Mereka menonjol mengeluarkan semua kemampuannya di film ini.

×
Order Warungku
Cart
  • No products in the cart.